Sungguh mengharapkan 2014 berbaik hati kepada saya.
4 Jan 2014
New Year's Wish
16 Nov 2013
Selamat Hari Kue Tart!
![]() |
| (Balekambang,Maret 2012) |
Hi there! Happy birthday!!!
Thank you for being a constant support for me,a shoulder to cry on,the only best friend when friendship don't pan out. When I'm angry to the world. And thank you for always be there for good times too! To be my travel buddy!
Aku tahu kamu tidak terlalu menyukai segala tetek bengek ulang tahun. Jadi,aku hanya mengedit foto ini semalam,dan mengirimnya tadi pagi. Dan aku juga tahu kamu tidak pernah mau mengangkat telponku kecuali aku memintamu untuk itu. Jadi,cuma foto dan voicenote yang bisa mewakili keberadaanku disana. :)
Sekali lagi,Happy birthday!!
19 Okt 2013
Selama 16 menit 47 detik itu..
Ba’da maghrib menjelang isya’,Selasa 15 Oktober yang
bertepatan dengan 10 Dzulhijah 1434 H,di tengah suasana hangat Surabaya,seseorang
berbaik hati memperdengarkan suaranya kepada saya. Setelah siangnya kami sempat
beradu argumen yang kemudian membuat saya enggan berbicara dengannya ketika itu.
Tentang hal remeh yang kemudian membuat saya jadi lebih sensitif daripada layar
smartphone keluaran terbaru. Lalu
dengan tulus demi mengembalikan mood saya
(sepertinya begitu niatnya),seseorang itu menawari saya untuk memperdengarkan
suaranya ketika mengaji. Saya lalu mengiyakannya. Dengan harapan mood saya akan membaik setelah itu.
Dan disanalah kami. Pada masing-masing ruang yang berbeda
namun pada waktu yang sama. Indonesia bagian barat. Terpisah jarak +90 Km.
Tidak terlalu jauh,dan sinyal telepon masih cukup bersahabat. Kecuali pada
waktu-waktu tertentu ketika server
messenger sedang lumpuh. Jadi saya mulai memasang headset pada telinga
saya. Bersiap untuk mendengarkan suaranya via telepon. Tadinya saya sibuk main
Zuma sambil menyalakan musik dari laptop. Kemudian saya segera mematikan musik
dari Winamp,mematikan game saya yang baru setengah permainan,dan mematikan
kipas angin kecil saya yang bunyi baling-balingnya mulai berisik.
Lalu dia mulai membaca ayat-ayat suci di tiap baris yang ada pada kitab yang suci pula di
depannya. Suaranya tanpa ragu. Mantap. Meskipun ada beberapa kata yang kurang
tepat,dia mengulanginya dengan suara yang sama mantapnya. Saya merinding
sekaligus berdebar-debar mendengarkannya. Saya mencari-cari opsi untuk merekam
suaranya di handphone saya,tapi
nihil. Maklum HP jelek. Saya melirik jam di HP saya sebentar-sebentar,berharap
waktu berjalan lebih lambat. Saya mulai berkeringat. Kepanasan. Bukan karena
saya setan! Tapi karena kipas yang saya matikan tadi. Saya eman sekali untuk
menyalakan kipas lagi. Mending saya kepanasan biar suara ngajinya jadi jelas.
Saya nikmati suaranya,saya membukakan telinga lebar-lebar pada ayat-ayat suci
yang dia perdengarkan. Saya langsung teringat Al-Qur’an pemberiannya yang
belakangan jarang saya baca. Astaghfirullah. Saya berkata pada diri saya
sendiri untuk mengaji lebih rajin lagi.
16 Okt 2013
That's why I still use Bloglovin'
![]() |
| via |
Saya menjadi member disana beberapa lama sebelum terjadi perpindahan massal para pengguna dari Google Reader ke Bloglovin' awal bulan Juli lalu. Daaaann..sesuatu yang tidak menyenangkan terjadi pada 04 Oktober kemarin. Saya memilih opsi untuk menerima email setiap hari berisi tentang pemberitahuan postingan terbaru dari blog-blog yang saya ikuti. Tapi pada hari itu,semua postingan terbaru yang ada di depan saya tiba-tiba hilang. Padahal 20 menit sebelumnya saya menrima notifikasi via email. Saya diarahkan untuk log out. Nah ketika saya coba log in lagi,blog-blog yang saya follow ikutan hilang musnah!
Waduh..waduh..saya utak atik terus akun saya,hasilnya nihil. Lalu saya coba sign up dan bikin akun baru. Karena itu,ada postingan "Hello!" sebelum tulisan ini. Postingan seperti itu ada karena saya harus mengklaim blog saya ketika sign up. Malah mbingungi juga. Putus asa,saya coba cari-cari pertolongan di help section-nya. Saya cari artikel yang mirip sama masalah saya. Tapi nggak ada!
Yahh..akhirnya saya kirim email ke Bloglovin'-nya. Dengan bahasa Inggris terbata-bata,saya coba ceritakan kesulitan saya. Dan dengan meniadakan harapan bahwa email saya akan dibalas dengan respon cepat.
Langganan:
Postingan (Atom)


