Puas foto-foto di Gunung Banyak,dan karena sudah lapar
(maklum pagi-pagi belum ada yg sarapan langsung berangkat naik gunung :D
),Dahniar kasih rekomen rumah makan apung di daerah Selecta. Lanjut menuju TKP
pemadam kelaparan kami. Begitu masuk,kami disambut suara gemericik air,semilir
angin Batu yg sejuk,dan ikan-ikan koi yg sebesar kaki saya berenang kesana
kemari. Warung Bambu namanya,karena cuma ngikut,saya nggak tahu alamat
pastinya,yg jelas ini rumah makan ada di kanan jalan arah ke Selecta,pas depan
masjid.
29 Mei 2012
28 Mei 2012
Such a Beautiful Place to be with Friends :)
Tiap perjalanan punya kenangan. Kali ini kami diberi kesempatan untuk mengukir kenangan bersama-sama. Bukan sebagai sesama orang asing bagi satu sama lain,tapi sebagai teman. Sebagai kawan-kawan seperjuangan di kantor kami,hehehe. Berawal dari kegagalan rencana liburan sebelumnya,Endah kemudian nyeletuk ke saya (yg selalu excited dengar rencana liburan) untuk pergi ke Malang Tempo Doeloe (MTD) yg merupakan istilah jadul untuk Festival Malang Kembali,ini adalah event tahunan yg diadakan untuk memperingati hari jadi Kota Malang.
17 Apr 2012
16 Apr 2012
Bali - Day 2
Alhamdulillah malamnya masih bisa tidur di kasur empuk punya
hotel. Meskipun maksa-maksa untuk merem karena badan sudah berasa lumpuh
layu,tidur berasa baru beberapa menit. Tahu-tahu teman sekamar saya membangunkan
saya untuk menikmati sunrise dari jendela kamar kami. Karena viewnya pas pantai Tanjung Benoa,jadi bisa lihat sunrise dengan jelas,kalau buat saya agak
ketinggalan yaa..dibangunin dari sejam yang lalu nggak berkutik. Masih pengen
tidurrr.
| sunrise dari jendela kamar hotel saya |
Waktu giliran mandi pun,saya nyolong-nyolong waktu
buat merem-merem sedikit. Badan berasa masih belum siap dipaksa jalan lagi. Sampai
di bus pun saya masih berusaha merem. Hari kedua ini tujuan pertama setelah
sarapan kami menuju Pantai Tanjung Benoa,sekaligus makan siang.
| sarapan dulu |
Sampai di Pantai Tanjung Benoa,kami terjebak di antara
mulut-mulut yang sibuk menawarkan kegiatan rekreasi di pantai ini. Kamipun
akhirnya ikut ke Pulau Penyu dg hanya bayar Rp.50.000 per orang untuk turis
domestik dan Rp.100.000 untuk wisman,menggunakan perahu atau yang disini disebut
Glass Bottom Boat karena di bagian bawah perahu terdapat kaca untuk melihat ke
bawah air yang bermuatan 10 orang untuk menuju kesana. Perjalanan hanya memakan
waktu ±20
menit dari bibir pantai Tanjung Benoa,sambil berhenti di pada jarak tertentu
untuk melihat kehidupan ikan-ikan cantik dan terumbu karang di bawah air lewat
kaca di bawah perahu sambil ngelemparin ikan pakai roti tawar yg sudah
disiapkan. Di Bali ikan aja makan roti,hehehehe..
Rafting!! Woo Hoo!!
Diawali dengan kegiatan berbasah-basahan di pagi ini. Rafting! Dengan jasa Bakas Levi Rafting yang bermarkas di Sanur,jam 8 WITA kami sudah harus siap karena ada mobil penjemput dari pihak rafting yang sudah stand by di depan hotel. Bakas Levi Rafting tidak hanya menyediakan rafting,tapi juga elephant ride dan ATV. Semua barang bawaan dan baju ganti dititipkan ke locker yang kuncinya dibawa oleh guide masing-masing,jadi harus ingat bli yg mana yang bawa kunci locker.
| siap-siap rafting :) |
| iya,masih siap-siap juga |
Saya menjelajah sungai Melangit yang terletak di kabupaten Klungkung ini ditemani bli-bli guide yg mirip Sule,abisnya..suka mbanyol! Pas banget jadi guide rafting saya ini bli,setia foto-fotoin saya! Hahahahaha.
Satu boat hanya boleh di isi 4 orang,ditambah guide yang semuanya asli penduduk sekitar. Tiap guide membawa tas kecil dari bahan anti air untuk tempat sandal dan kamera. Sebelum memulai rute rafting,kami mendapat briefing singkat mengenai apa yang harus dilakukan sepanjang rafting. Di dua pertiga rute rafting ini bisa dibilang seru untuk ukuran saya yang baru pertama kali mencicipinya. Ada celah antara dua batu besar yg harus dilewati yang bisa memutar arah boat sebelum menemukan turunan yang bisa membasahi seluruh awak boat.
Satu boat hanya boleh di isi 4 orang,ditambah guide yang semuanya asli penduduk sekitar. Tiap guide membawa tas kecil dari bahan anti air untuk tempat sandal dan kamera. Sebelum memulai rute rafting,kami mendapat briefing singkat mengenai apa yang harus dilakukan sepanjang rafting. Di dua pertiga rute rafting ini bisa dibilang seru untuk ukuran saya yang baru pertama kali mencicipinya. Ada celah antara dua batu besar yg harus dilewati yang bisa memutar arah boat sebelum menemukan turunan yang bisa membasahi seluruh awak boat.
Langganan:
Postingan (Atom)


