16 Apr 2012

Bali - Day 2


Alhamdulillah malamnya masih bisa tidur di kasur empuk punya hotel. Meskipun maksa-maksa untuk merem karena badan sudah berasa lumpuh layu,tidur berasa baru beberapa menit. Tahu-tahu teman sekamar saya membangunkan saya untuk menikmati sunrise dari jendela kamar kami. Karena viewnya pas pantai Tanjung Benoa,jadi bisa lihat sunrise dengan jelas,kalau buat saya agak ketinggalan yaa..dibangunin dari sejam yang lalu nggak berkutik. Masih pengen tidurrr. 

sunrise dari jendela kamar hotel saya




Waktu giliran mandi pun,saya nyolong-nyolong waktu buat merem-merem sedikit. Badan berasa masih belum siap dipaksa jalan lagi. Sampai di bus pun saya masih berusaha merem. Hari kedua ini tujuan pertama setelah sarapan kami menuju Pantai Tanjung Benoa,sekaligus makan siang.

sarapan dulu
Sampai di Pantai Tanjung Benoa,kami terjebak di antara mulut-mulut yang sibuk menawarkan kegiatan rekreasi di pantai ini. Kamipun akhirnya ikut ke Pulau Penyu dg hanya bayar Rp.50.000 per orang untuk turis domestik dan Rp.100.000 untuk wisman,menggunakan perahu atau yang disini disebut Glass Bottom Boat karena di bagian bawah perahu terdapat kaca untuk melihat ke bawah air yang bermuatan 10 orang untuk menuju kesana. Perjalanan hanya memakan waktu ±20 menit dari bibir pantai Tanjung Benoa,sambil berhenti di pada jarak tertentu untuk melihat kehidupan ikan-ikan cantik dan terumbu karang di bawah air lewat kaca di bawah perahu sambil ngelemparin ikan pakai roti tawar yg sudah disiapkan. Di Bali ikan aja makan roti,hehehehe..


Masuk ke dalam Pulau Penyu gratis,biasanya sudah termasuk biaya transportasi boat. Disini kita bisa menyaksikan penyu-penyu di dalam kolam,pemandu setempat pun akan menjelaskan pada kita tentang penangkaran dan kehidupan penyu. Nggak cuma itu,kita bisa foto-foto dengan penyu,kita pun diperbolehkan masuk ke kolam penyu-penyu ini,asaaal nggak berisik! Karena penyu-penyunya bisa stress! Selain penyu,kita bisa foto-foto bareng ular piton,burung beo,dan iguana juga tanpa ada tambahan biaya lagi dan pastinya ada pemandu yg akan membantu. Disini juga banyak terdapat toko-toko suvenir khas dari Pulau Penyu.  

foto bareng dulu..
view bawah air selama perjalanan ke Pulau Penyu
langit Pantai Tanjung Benoa
boat yg saya naiki :p

Lepas makan siang,kami lanjut ke Pantai Dreamland. Guide kami memberitahu di awal bahwa ini pantai termahal di Bali. Pipis saja bisa kena biaya Rp.10.000. Tapi saya bisa nemu toilet yang bayarnya cuma tiga ribu,hehehe. Pantai Dreamland adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di sebelah selatan Bali di daerah bernama Pecatu. Pantai Dreamland dikelilingi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi, dan dikelilingi batu karang yang lumayan besar di sekitar pantai. Lokasi pantai ini berada dalam kompleks Bali Pecatu Graha (Kuta Golf Link Resort) yaitu sekitar 30 menit dari Pantai Kuta.

Pasir putih dan karang-karang terjal adalah pemandangan yang bisa kita lihat disini. Pantai ini masih bersih,dan banyak kami temukan turis-turis yang sedang berjemur disini. Cocok memang buat berjemur,panas banget! Pelataran pantai indah ini semula hanya titik kecil dari areal 900 hektar milik PT Bali Pecatu Graha (BPG) yang sempat heboh di tahun 1996. Lahan seluas itu diborong untuk disulap menjadi resor superluks "Resor Pecatu Indah". Konon resor itu akan dipadukan dengan kawasan wisata, seraya memanfaatkan keindahan dan keaslian alam, sekaligus pelestarian lingkungan hidup. Pemilik resor tersebut, Tommy Soeharto, anak mantan Presiden Soeharto, hendak membuat "lingkungan permukiman dan wisata paling unik di seluruh Asia Tenggara". Tapi seiring Indonesia tersapu krisis moneter dan krisis kredibilitas pimpinan, megaproyek ini mulai meredup.

gosong
cantik
pose seperti cewek-cewek yg ada di Tumblr :D


 Karena matahari terik sekali dan kami semua sudah gosong dari lahir,kami segera kembali ke bus untuk mengunjungi spot berikutnya. Mengunjungi dua pantai hari ini sudah bikin saya makin gosong. Lalu perjalanan kami masih berlanjut di bagian selatan Bali,kami berhenti di Tanjung Nusa Dua,kabupaten Badung. Monumen Garuda Wisnu Kencana. Di areal ini direncanakan akan didirikan landmark  berupa patung raksasa Dewa Wisnu sedang menunggangi  Garuda setinggi 12 meter. Dari enam tahun lalu waktu saya kesini sampai sekarang saya kesini lagi,patungnya masih dalam posisi sama. Setengah badan Dewa Wisnu masih berada di areal Plaza Wisnu,patung Garuda di areal Garuda Plaza atau dibelakang Plaza Wisnu berada. Guide kami pun juga tidak bisa menjelaskan kenapa pengerjaannya tak berujung. Masih dipayungi teriknya matahari,kami berkeliling sambil sesekali cari tempat teduh untuk mendinginkan ubun-ubun. Hehehe.



foto favorit sepanjang liburan ini :)

agak-agak nggak kompak gimanaa gitu ya
 Sorenya kami kembali mengunjungi pantai. Kali ini Pantai Jimbaran. Sekaligus makan malam di pinggir pantai. Sounds sweet ya?.

jimbaran,persiapan makan malam
Ludfi,Dahniar,Sherly,saya,Danang,dan Putra
paling kanan paling centil ya? wkwkwk


siluet
kalau yg ini tukang pijat
kalau ini Putri Indonesia 2012 :p



Karena kamera saya sudah lowbatt saat makan malam,saya tidak punya foto waktu makan malam romantis di pinggir pantainya :(