14 Agu 2013

ATM hilang? Ini cara ngatasinnya..

Ok,setelah saya melalui libur lebaran tanpa modem gratis untuk ngeblog dan baca-baca di bloglovin’,sekarang saatnya mengaktifkan lagi jari-jemari.
Karena keteledoran saya,atau memang sudah takdirnya,minggu lalu kartu ATM saya hilang. Dan karena tas yang saya pake terakhir kali sebelum kartu ATM hilang itu beda dengan yang saya bawa mudik,muncullah perasaan random antara pengen cepet-cepet blokir kartu ATM yang hilang itu,dan masih berharap kalau tiba-tiba itu kartu lagi duduk manis di dalam tas yang saya tinggal di rumah. Jadi,begitu sampai Surabaya hari Seninnya,saya langsung ngubek-ngubek kamar. Tapi tetep hasilnya nihil. Mungkin itu kartunya sudah nggak kerasan di dompet saya.

Dengan berbekal info dari hasil googling dan tanya-tanya ke teman-teman yang pernah ngurus ATM hilang,ini dia cara-caranya :

  1. Blokir dulu kartu ATMnya yang hilang,untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti berada di tangan yang salah dan disalahgunakan juga.  Daripada saldo melayang sia-sia kan? Telpon ke Call Center bank tempat kita bikin rekening yang kartu ATMnya hilang tersebut. Customer Service nya akan tanya-tanya beberapa hal seputaran rekening dan kartu yang hilang. Seperti : nama,nomor rekening,tangggal dan waktu kartu hilang,dll.
  1. Setelah kartu diblokir,saya berangkat ke kantor polisi terdekat untuk membuat surat pernyataan kehilangan. Oiya,pastikan kantor polisi tempat ngurus surat pernyataan kehilangannya masih satu area dengan tempat hilangnya ATM. Ngurusnya nggak lama kok,10 menit jadi dan biaya administrasinya seikhlas kita ngasihnya.
  1. Tujuan berikutnya bank tempat kita bikin rekening yang kartu ATMnya hilang tersebut. Dan langsung ambil antrian di Cutomer Service. Disini yang perlu dibawa adalah Surat Pernyataan Kehilangan dari kepolisian,buku tabungan,dan KTP. Karena saya bikin rekeningnya di Kantor Cabang Pembantu (KCP) yang notabene antrian Customer Service (CS) nya nggak panjang-panjang amat,prosesnya jadi lebih cepat daripada di Kantor Cabang nya.
  1. Berikutnya,karena sistem bank sedang error (gitu sih kata mbak CSnya),saya disarankan untuk memproses kartu saya di Kantor Cabang. Duh..kebayang antri dan lamanya ngurus,sempat ada pikiran untuk nggak ngurus kartu baru. Tapi karena bos saya adalah pelanggan setia ini KCP,dan mbak CSnya nenger saya dari seragam saya,dia lalu menyarankan saya meninggalkan berkas tadi di bank untuk diproses dan bila kartu sudah jadi,saya akan dihubungi. Sekitaran jam 13.00 saya dihubungi pihak bank untuk mengambil kartu yang sudah jadi plus bayar biaya administrasi pembuatan kartu ATM baru senilai Rp.10.000 untuk tabungan Britama. See? Gampang kan?

Sekian sekilas info,hati-hati juga menyimpan kartu ATMnya ya!





Follow on Bloglovin